FESTIVAL LAYANG-LAYANG DI MALAM HARI


Indosiar.com, Probolinggo - Layang - layang biasanya diterbangkan disiang hari, namun sebuah Festival Layang - layang di Probolinggo, Jawa Timur, justru dimainkan pada malam hari untuk menyambut datangnya musim angin. Uniknya lagi layang - layang tersebut beragam bentuk dipasangin ratusan lampu warna - warni berukuran kecil, hingga ketika diterbangkan mirip piring terbang.

Suasana malam di lapangan Kedupok, Probolinggo, Jawa Timur ini terasa lebih meriah dengan kehadiran puluhan layang - layang raksasa yang terbang melenggak - lenggok ditengah gelapnya malam.

Puluhan layang - layang beraneka bentuk mulai dari ular, burung garuda hingga tokoh super hero ini, memang sengaja diperlombakan dalam ajang Festival Layang - layang untuk menyambut datangnya musim angin kending di kota ini.
Angin kending ini sendiri memang sangat identik karena hembusannya yang sangat kuat, hingga mampu menerbangkan layang - layang berukuran puluhan meter sekalipun.

Karena ukurannya yang sangat besar beragam persiapan sebelum layang - layang diterbangkan pun harus dilakukan secara berkelompok oleh masing - masing peserta. Mulai menggotong layang - layang dari rumah, kemasannya ratusan lampu berwarna - warni hingga pada saat menerbangkannya.

Ya.. layang - layang tersebut memang sengaja dipasang lampu - lampu kecil untuk memudahkan para peserta mengenali mana layang - layang miliknya, karena tidak seperti biasanya layang - layang dalam festival ini justru diterbangkan pada malam hari.

Suasana angkasa pun terlihat lebih semarak dengan kedipan ratusan lampu - lampu kecil yang melenggak - lenggok bersama badan layang - layang mirip sebuah uvo.

Selain berdasarkan bentuknya yang menarik, kriteria penilaian juga didasarkan pada tata permainan lampu dan kemampuan manuver layang - layang saat terbang diangkasa. (Tommy Iskandar/Dv/Sup).

sumber : http://www.indosiar.com/ragam/81253/festival-layang-layang-khusus-malam-hari
0 Responses